Santri Lubri Ikuti Pesantrenpreneur
5967 View
Lubangsa Putri- Dalam rangka meningkatkan perekonomian pesantren, Rabithah Ma’hid Islamiyah (RMI) Pengurus cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep menggelar Pesantrenpreneur di Pondok Pesantren Aqidah Usymuni, Tarate Pandian. Acara tersebut diperingati bertepatan dengan momentum peringatan Harlah NU Ke- 99.
Kegiatan pesantrenpreneur ini diikuti oleh beberapa pesantren yang ada di Sumenep, termasuk Pondok Pesantren Annuqayah daerah Lubangsa Putri. Santri perwakilan PPA. Lubri diantaranya, Eva Yuliana, Nafhatul Khair yang merupakan bendahara pesantren, dan Hikmatul Jannah selaku, sekretaris pesantren.
Kemudian, mengenai materi yang dibahas dalam kegiatan tersebut memuat dua jadwal yaitu, Pertama Ngaji Enterpreneur dan materi kedua adalah expo produk Pesantren di Sumenep. Pada materi tersebut, RMI NU Sumenep menyediakan stand bazar untuk memasarkan produk yang merupakan hasil kreativitas berbagai pesantren.
Dalam acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, Nyai HJ. Dewi Khalifah, Ny. Hj. Dewi Khalifah; Ahmad Yunus, Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumenep; Kiai Tirmidzi Mas’ud, Ketua Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) Sumenep, dan Choriyanto, Founder CEODE sebagai pemateri I. Mulai dari pesantren Eco green yang memasarkan produk sayur-mayur, jasa percetakan, jamu herbal tradisional hingga asesoris.
Selain untuk pemberdayaan ekonomi pesantren, tujuan dari diadakannya pesantrenpreneur ini adalah sebagai bekal dan menjawab tantangan zaman. Sebagaimana yang disampakan oleh Ketua RMI PCNU Sumenep, Kiai Ubaidillah Tsabit, yang sekaligus Pengasuh Pondok pesantren Annuqayah menyampaika “Ini merupakan langkah awal bagi kita untuk menjawab tantangan perkembangan zaman, termasuk dalam hal memberdayakan ekonomi pesantren. Tentu dengan memasarkan produk-produk unggulan yang dimiliki,” ujarnya.
Pada acara Pesantrenpreneur, juga RMI PCNU Sumenep juga laksanakan penandatangan nota kesepahaman atau MoU dengan CEODE. Tujuannya tentunya untuk memperluas cakupan pemasaran produk unggulan pesantren tersebut,
Pelaksanaan yang dilaksanakan selama 1 hari tersebut, dapat memancing semangat dan antusias seluruh santri yang menjadi peserta pesantrenpreneur, khususnya santri PPA. Lubri. Sebagaimana yang disampaikan oleh Eva Yuliana “Banyak pengalaman dan ilmu yang didapatkan. Seru sekali tentunya. Dari ini, Pesantren diharapkan dapat menjadi lumbung dari generasi Islam yang cakap juga di bidang muamalahnya.” Ujar, Bendahara PPA. Lubri.
Sementara, mengenai barang yang dipasarkan oleh santri PPA. Lubangsa Putri meliputi: Jamu Mpon-mpon, Air minum R.O, Cemilan sehat. Asesoris, dan lain sebagainya.
Penulis: Zakiyatul Miskiyah
Editor: Nurul Iman