P2O; Melepas Rindu Bersama Ketua Orda Lubangsa
3564 View
Pengurus Penerangan dan Pembinaan Organisasi (PO2) pada hari Jum’at (27/05) mengadakan take a walk ke berbagai tempat dalam rangka “melepas rindu” sekaligus untuk berziarah ke Asta Sayyid Yusuf, Talango. Kegiatan jalan-jalan tersebut diikuti oleh Waka II, dan seluruh ketua Orda Lubangsa masa bakti 2015-2016 M.
Destinasi pertama yang mereka kunjungi yaitu Pentol Poje, Beraji Gapura, atau yang lebih dikenal dengan Pentol Cinta, kemudian mereka melanjutkan perjalanannya ke Asta Sayyid Yusuf, perjalanan tersebut menghabiskan waktu sekitar 2 jam lebih untuk sampai ke Talango, tepat pada pukul 11.30 WIB mereka sampai di Talango, “perjalanan kami agak lambat, karena tidak naik Tongkang (perahu yang mampu memuat mobil, red.). Selain itu kami kena hujan ketika di perahu, tapi seru,” pungkas Mahmud, laki-laki berkacamata itu dengan senyum-senyum. Menurut akunya Kord. P2O kegiatan tersebut dalam rangka mengakhiri masa kebersamaan dengan Ketua Orda Lubangsa tahun 2016, selebihnya kegiatan tersebut dalam rangka ziarah untuk bertawassul, baik itu urusan kemaslahatan pesantren atau urusan pribadi, dan lebih khususnya mengenai kegiatan Orda Lubangsa ke depan.
Selaku Waka II yang menaungi pengurus P2O Lubangsa, mengharap kegiatan tersebut bisa bermanfaat di kemudian hari, “saya rasa ini pertama kali diadakan, saya harap dengan adanya kegiatan ini P2O benar-banar solid dengan semua pengurus Orda,” pungkas Maswari sapaan akrapnya, saat diwawancarai di kantor Pesantren. Hal senada diamini oleh Kord. P2O Abd. Rahman, bahwa kegiatan tersebut mempunyai tujuan utama mempererat mitra P2O dengan seluruh ketua Orda Lubangsa. Dengan terlaksananya kegiatan “melepas rindu” tersebut, beberapa ketua Orda yang akan berhenti mondok punya momen spesial yang bisa dikenang bersama P2O, “berhubung banyak ketua Orda yang kelas XIII, banyak pula yang akan berhenti mungkin ini merupakan pertemuan kami yang terakhir dengan pengurus P2O,” tutur Ahmad Fuad Hikam selaku ketua Ikatan Santri Jawa (IKSAJ) yang saat ini sudah punya ancang-ancang berhenti mondok.
Tepat pada pukul 12.30 WIB setelah selesai sholat Jum’at mereka melakukan istighasah bersama di Asta Sayyid Yusuf, sehabis itu mereka menyempatkan foto-foto bersama di sekitar Asta, selanjutnya mereka langsung came back menuju Perahu. “sehabis dari Asta sengaja kami langsung menuju pondok agar tidak terlalu lama menghabiskan waktu,” tutur Rahman sapaan akrap Kasi P2O.
Terkait dengan bahasa “rindu” yang diistilahkan P2O, Jamalul Muttaqin dengan sedikit bercanda menyimpulkan bahwa kegiatan tersebut kelak pada ujungnya akan menyemikan kerinduan, “walau nampaknya kegiatan ini sedikit tidak nyambung jika diistilahkan melepas rindu, namun jika dipikir-pikir inilah yang akan membuat kita saling merindukan.” Begitu pula diamini oleh lelaki yang sering berkacama, Moh. Mahmudi bahwa dengan terselenggarakannya kegiatan tersebut pada sendirinyaa rindu itu akan datang.
“Sebab mulai kemarin kita jarang bersama dengan ketua Orda dalam acara yang begini, mungkin kegiatan ini menjadi kenangan terakhir dari kami, pasalnya kami mencari suasana baru di luar pesantren, tapi yang terpenting kan baik,” tutur Abd. Rahman sembari menyunggingkan senyum pada P2O yang lain.
Penulis : Jamalul Muttaqin
Editor : Ahmad Munawwir MF