Maulid Nabi Persal, Gaet Sponsor hingga Bagi-Bagi Bingkisan
6147 View

Lubangsa_Komisi A (Pendidikan dan Pengembangan Intelektual Keislaman) Persatuan Santri Lenteng (Persal) mengadakan acara maulid yang mewah. Acara maulid nabi Persal tahun ini sangat spektakuler, berbeda dengan organisasi daerah lain yang ada di Lubangsa. Acara tersebut diformat dengan pengajian akbar dan shalawat bersama. Kegiatan rutin tahunan ini terselenggara pada Kamis Malam (21/11) bertepatan dengan tanggal 25 Rabi’ul al-Awwal 1441 H. Acara ini diletakkan di halaman Masjid Jamik PP. Annuqayah.
Organisasi yang dinahkodai oleh Ahmad Azizi itu menghadirkan penceramah kondang kabupaten Sumenep, Habib Muhsin bin Muhsin Al-Hinduan dari Kampung Arab kabupaten Sumenep. Di samping itu, panitia juga mengundang pengasuh PP. Annuqayah daerah Lubangsa, para alumni Persal, wali bilik se-Lubangsa, pengurus pesantren, dan para mantan ketua Persal.
Pada pukul 19.30 WIB dimulailah acara dengan penampilan hadrah al-Banjari Nurul Fata PP. Annuqayah daerah Lubangsa sekaligus menyambut penceramah dengan shalawat badar. Perpaduan MC berbahasa Madura dan berbahasa Indonesia dipandu langsung oleh M. Halimi dan Moh. Waritsy AH Acara dibuka dengan pembacaan tawasshul bersama oleh Bapak Subaidi, S.Ag. Pembacaan ayat Al-quran oleh Dedi Irawan Putra yang dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebanggaan Persal, “di gubuk suci beratap bintang,” dipandu langsung oleh paduan suara Persal.
Ahmad Azizi dalam sambutannya tampak dengan wajah bersemangat karena acara demi acara sukses dihelat, “alhamdulilah pada periode kali ini Persal bisa melaksanakan maulid nabi cukup besar sekali. Pasalnya, kegiatan ini dibuka untuk umum dan pertama kali ditempatkan di halaman Masjid Jamik PP. Annuqayah. Kegiatan ini bertujuan sebagai ajang meneladani sikap nabi serta sebagai bahan evaluasi diri,” jelasnya.
Sambutan kedua disampaikan langsung oleh pengasuh PP. Annuqayah daerah Lubangsa, KH. Muhammad Ali Fikri, M.Pd.I. Beliau mengapresiasi kegiatan ini, “saya bersyukur sekali dan memberikan apresiasi yang tinggi karena orda Persal ini sudah menjadi pioner kegiatan dalam rangka berkhidmah di dalam pesantren. Dan semoga acara ini bisa ditiru oleh orda-orda lainnya yang ada di Lubangsa,” harapnya.
Ceramah umum keagamaan disampaikan oleh Habib Muhsin bin Muhsin Al-Hinduan. Dalam penyampaian yang berdurasi satu jam tersebut, Habib Muhsin memulai ceramahnya dengan menceritakan sifat-sifat rahasia nabi yang tidak dimiliki oleh manusia di dunia ini. Salah satu diantaranya adalah nabi tidak dihinggapi lalat, arah belakang dan depan dapat dilihat secara bersamaan, hewan ketika berjumpa dengan nabi tidak lari, dan bekas kencing serta beraknya nabi langsung diserap seketika oleh bumi.
Lebih lanjut, beliau membeberkan beberapa sunah nabi yang sangat mungkin untuk dilakukan santri, “acara maulid seperti ini memang harus terus dilestarikan. Hal ini terjadi karena zaman kita sudah semakin jauh dari nabi. Dengan menceritakan kisah-kisah inspiratif tentang sunah-sunah yang dilakukan nabi, diharapkan kita juga bisa meniru dan meneladani sikap, pola pikir, serta cara memanajemen suatu organisasi yang telah dilakukan oleh nabi. Diantara sunah nabi yang sederhana yaitu ketika mau menggunakan sandal harus mendahulukan kaki yang kanan, shalat dhuha, shalat tahajjud, sedikit makan, memelihara jenggot, dan amalan-amalan lainnya,” tuturnya.
Acara terakhir diisi dengan undian kupon gratis serta pemberian beberapa bingkisan bagi santri PP. Annuqayah yang hadir dan telah mendapatkan kupon gratis dari panitia maulid. Acara ini juga didukung penuh oleh percetakan Nirwana Sumenep, Toko Batik Apollo Sumenep, Hotel Kangen Sumenep, dan 102.9 Radio Nada FM Sumenep. Acara berakhir ketika jarum jam menunjukkan pukul 23. 00 WIB.
Penulis : M. Faizal
Editor : Abd. Warits