Pasca Larangan Pengoperasian Hp, Santri Lebih Fokus Pada Keluarga
5859 View
Lubagsa Putri - Suasana baru terlihat di posko kunjungan PP. Annuqayah Lubangsa Putri pasca diberlakukannya peraturan larangan pengoprasian Handphone (Hp) saat jam kunjung. Kuantitas jumlah pengunjung yang biasanya menyesaki posko kunjungan kini terasa lebih lengang, sebab sebagian pengunjung lebih memilih bersantai di asrama santri.
Pengurus menilai hal ini sebagai sesuatu yang positif. Jika sebelumnya santri cenderung mengabaikan orang tua karena fokus ke pada Hpnya, saat ini perhatian mereka hanya tercurahkan ke pada keluarganya, sesuai dengan harapan wali santri yang sering kali mengeluhkan kondisi saat kunjungan yang jauh dari nuansa kekeluargaan
“Seperti ini bagi kami lebih baik”, aku salah saorang wali ketika diwawancarai oleh kru media ini (7/12).
“Kami mendengar salah satu celoteh pengunjung, katanya ‘cek sennengah ngabesseki santri e pondok acaretah ben reng toanah’. Ini menandakan bukan hanya dari kami yang merasa senang dengan peraturan ini, tapi juga wali santri” tutur Naniek Noer Aini, pengurus Keamanan dan Ketertiban menyampaikan (7/12).
Namun demikian, tidak seluruh santri menerima dengan baik peraturan ini. Menanggapinya, pengurus pesantren senantiasa berupaya untuk menjawab dan mempermudah kebutuhan-kebutuhan santri khususnya dalam bidang penyedian Hp sebagai sarana komunikasi santri bersama keluarganya dengan menambah penyediaan alat ini, serta berlaku pula izin dispensasi bagi santri yang mempunyai keluarga di tanah rantau.
Penulis: Hikmah & Zakiyah
Editor: Fadlilatul Ayni